Wednesday, December 21, 2011

MARMUT MERAH JAMBU



MARMUT MERAH JAMBU

Marmut Merah Jambu”, sebuah kumpulan cerita pengalaman pribadi seseorang penulis bernama Raditya Dika. Buku ini berisi kejadian-kejadian lucu yang terjadi pada kehidupan si Raditya Dika, atau sering dipanggil Dika. Ia menuangkan kisah hidupnya kedalam bentuk tulisan, karena ia ingin orang-orang tahu bagaimanakah kehidupan seorang Raditya Dika. Tema dari buku ini adalah humor, dan memang benar, setiap orang yang membaca bukunya dapat dijamin bakal tertawa terbahak-bahak, termasuk saya sendiri.

Khusus untuk buku ini, Dika menceritkan tentang kisah percintaan yang dialaminya semenjak dia masih SD, dimana dia suka dengan seorang cewek. Tapi ia selalu ditolak oleh cewek tersebut, dan ia selalu memendam perasaannya terhadap cewek yang ditaksirnya. Pada waktu itu, ia sangat mudah untuk jatuh cinta, hanya kurang dari 10 detik sejak ia melihat seorang cewek cantik, ia pun langsung jatuh cinta kepadanya. Yah, begitulah sifat seorang cowok yang masih labil, tidak teguh pada pendirian.

Tapi tidak hanya kisahnya yang lucu saja yang dituangkan disini, tapi juga kisah cinta yang romantis, dan boleh dibilang tidak kalah romantis dengan kisah cinta yang ada di buku-buku novel. Saya sampai terharu membaca buku ini. Buku ini dikemas dengan bahasa yang alami, tidak ditambah-tambah, sehingga enak untuk dibaca. Tidak seperti kebanyakan buku-buku, yang memuat ceritanya dengan bahasa yang sangat berat, orang jadi malas untuk membacanya. Dika juga memberikan fakta-fakta tentang cowok yang selama ini selalu dijajah oleh cewek, dan juga tips-tips untuk menghadapi seorang cewek.

Hari demi hari Dika lalui dengan kisah cintanya yang rumit itu. Sampai pada saat dia dewasa, dia malah dikejar-kejar oleh cewek, tapi yang cewek yang mengejarnya bukanlah cewek yang diharapkan, cewek yang bisa dibilang freak. Salah satu diantaranya adalah Nina dan Nini. Mereka selalu menelpon Dika pada waktu yang sangat tidak wajar, yaitu setiap subuh, Dika merasa sangat terganggu kehidupannya atas kehadiran mereka. Dan yang lebih aneh lagi, mereka meminta Dika untuk menjad pacar mereka berdua. Hingga akhirnya mamanya Dika memberi pengertian bahwa tidak mungkin Dika akan berpacaran dengan mereka, dan Dika pun lega.

Dari kisah itu ia mendapat pelajaran, mungkin ini yang disebut karma. Dulu ia juga melakukan hal yang sama pada semua cewek yang ditaksirnya, dan dia ditolak. Dan kini kejadian itu terjadi padanya, ketika ada cewek yang menyukainya, dia pun menolak mereka dengn alas an mereka adalah freak. Bukan hanya Dika saja yang menceritakan kisah hidupnya disini, tapi juga kucing peliharaannya. Kucing tersebut menceritakan kisah hidupnya selama tinggal bersama keluarga Bang Dika, keluarga mereka sangat baik terhadap kucing itu.

Banyak cerita lucu yang ada didalam buku ini, dan “Marmut Merah Jambu” adalah bukunya yang kelima, bukunya yang pertama adalah “Kambing Jantan”. Banyak buku-buku yang dirilis oleh Raditya Dika, sampai filmnya pun ada. Tapi banyak juga yang mengkritik bahwa humor yang dibawakan Dika bisa dibilang terlalu memaksa, “Gak ada lucunya”, kata orang-orang. Yah itulah yang namanya hidup, ada yang pro, da nada yang kontra, selalu seperti itu, tergantung bagaimana kita menyikapinya saja.

2 comments:

phoo~miaw said...

Ini favoritkuu XD wkwkwk...
kamu punya novelnya nggak? aq mau pinjemmmm...

Pahlevie said...

wah sama kita, ini juga favoritku, ada donk :D

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Web Hosting