Masjid Qubbatus Shakra yang Disangka Masjid Al Aqsha
Melihat pada gambar di atas, tentunya ramai yang menyangka bahawa masjid di atas adalah Masjid Al-Aqsa. Jika diperhatikan denga teliti, kita akan dapat melihat sebuah lagi kubah berwarna hijau yang kelihatan agak samar-samar. Percayalah, kubah yang berwarna hijau itulah Masjid Al-Aqsa yang sebenarnya.
Masjidil Aqsa merupakan kiblat pertama bagi Umat Islam sebelum dipindahkan ke Ka'bah dengan perintah Allah. Kini ia berada di dalam kawasan jajahan Yahudi. Dalam keadaan yang demikian, pihak Yahudi telah mengambil kesempatan untuk mengelirukan Umat Islam dengan mengedarkan gambar Dome of The Rock sebagai Masjidil Aqsa. Tujuan mereka hanyalah satu, yaitu untuk meruntuhkan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Apabila Umat Islam sendiri sudah terkeliru dan sukar untuk membedakan Masjidil Aqsa yang sebenarnya. Maka semakin mudahlah tugas mereka untuk melaksanakan perancangan tersebut.
Lihat pula gambar di bawah, berikut adalah gambar sebenarnya Masjidil Aqsa pada jarak yang lebih dekat. Betapa jauhnya perbedaan antara Dome of The Rock jika dibandingkan dengan Masjidil Aqsa.
MARI KITA PERHATIKAN SEJENAK
Dengan ketidaktahuan ummat akan hal ini, maka bisa jadi ummat (bahkan kita sendiri) menjadi kurang begitu peduli dan tidak tanggap tanggap dengan langkah-langkah busuk yahudi dalam menghancurkan Al-Aqsha. Karena menganggap Al-Aqsha masih bagus, kokoh dan indah.
Antara Masjidil Aqsha dan Dome Of The Rock (Qubbah Sakhra)
Masjid Qubbatus Shakra
Inilah yang sering muncul di media. Kubahnya besar berwarna kuning keemasan. Disebut juga Masjid Khalifah Umar Bin Khattab Radiyallahu Anhu. yang dibangun setelah penaklukan Baitul Maqdis atau Jerusalem yang pertama kali oleh umat Islam.
Gambar masjid ini sengaja diekspose oleh Israel seolah-olah sebagai Masjid Al-Aqsha. Padahal, Al-Aqsho itu ada di belakangnya.
Tujuan utama media Yahudi menyamarkan Masjid Sakhra sebagai Masjid Aqsa adalah agar Yahudi bisa menghancurkan Al-Aqsa dan membangun “Solomon Temple” (Kuil Sulaiman) pada bekas reruntuhan Al-Aqsa.
Umat Yahudi meyakini, akan datang di akhir zaman seorang yang mereka anggap sebagai dewa penolong Yahudi, namanya “Messiah” (Al-Masih), jika mereka mengadakan ritual agama di Solomon Temple dengan mempersembahkan sapi betina berwarna merah (Al-Baqarah).
Masjid Al Aqsha
Masjid ini disebut oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dalam Hadits sebagai Masjid Biru karena mempunyai Kubah berwarna biru.
Di masjid inilah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam singgah ketika melaksanakan Isra Mi’raj. Jejak sejarah Rasul itulah yang menjadikan masjid Aqsha menjadi tempat suci umat Islam dan diabadikan namanya dalam Al-Quran (QS. Al-Isra:1).
2:10 AM
Pahlevie








0 comments:
Post a Comment