Friday, December 23, 2011

MASA REMAJA: DULU dan SEKARANG (PART 3)

MASA REMAJA: DULU dan SEKARANG (PART 3)

Setelah kita mengetahui bagaimanakah remaja-remaja pada zaman Rasulullah, sekarang saatnya kita melihat bagaimana remaja-remaja yang ada di zaman kini. Seperti apakah kepribadian mereka? Apakah sama dengan remaja pada zaman dulu? Atau malah lebih baik? Mari kita lihat.

Remaja Zaman Sekarang

Problematika remaja saat ini semakin kompleks. Saat ini remeja cenderung semakin susah untuk dikendalikan. Kecenderungan remaja untuk melanggar norma dan nilai adab pergaulan terlihat jelas di masyarakat kita. Mereka terjebak pada dua fitnah besar:

1.Fitnah Syahwat

Fitnah syahwat bisa dilihat pada kegandrungan mereka pada budaya barat yang mengarah pada, seks and drugs. Opini gaul bebas di kalangan remaja kian gencar dan tanpa hambatan menyapa kita. Tayangan pornografi dan pornoaksi tak ada matinya di layar kaca atau layar lebar. Akibatnya, gaul bebas yang mengarah pada seks bebas kian populer di lingkungan generasi muda. Di Kab. Bandung diperoleh data sedikitnya 38.288 remajanya diduga pernah berhubungan intim di luar nikah atau melakukan seks bebas.

Ada sejumlah alasan kenapa remaja Bandung melakukan kegiatan seksual pranikah. Hasilnya, upaya menyalurkan dorongan seks (57,89%), sebagai tanda ungkapan cinta (38,42%), terpaksa atau dipaksa pacar (27,37%), dan biar dianggap modern (20,53%).

Mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hubungan seksual pranikah, diperoleh data: sulit mengendalikan dorongan seksual (63,68%), kurang taat menjalankan agama (55,79%), rangsangan seksual (52,63%), sering nonton blue film (49,47%), dan tak ada bimbingan orangtua (9,47%). Tiga faktor terakhir yang turut menyumbang hubungan seksual pranikah adalah pengaruh tren (24,74%), tekanan dari lingkungan (18,42%), dan masalah ekonomi (12,11).

Parahnya, fenomena ini tidak hanya terjadi di satu tempat saja. Tapi hampir merata di seluruh Nusantara. Sekitar 18-20 persen remaja di Indonesia pernah melakukan hubungan seks bebas. ?’Itu hasil penelitian yang pernah kami lakukan terhadap pelajar dan mahasiswa,” ujar dr Boyke Dian Nugraha SpOG MARS, saat berbicara dalam acara ?’Let’s Talk About Drugs & Free Sex”, Minggu (1/6) di Gedung Dharma Wanita Jateng.

Kebebasan perilaku seksual di kalangan temen-temen kita adalah hasil tiruan gaya hidup remaja Barat yang diklaim gaul dan modern seperti dalam banyak film. Dalam American Pie I diungkap budaya remaja Amrik yang merasa tidak pede dan terkucil bila lulus SMA masih berstatus perawan atau perjaka ting-ting. Sehingga mereka berusaha melepaskan statusnya itu maksimal menjelang kelulusan.

2.Fitnah Syubuhat

Fitnah Syubuhat terlihat pada kebingungan mereka memilih jalan yang benar. Bingung mengisi waktu dan selalu merasa tidak pede dengan keislaman mereka. Munculnya gaya hidup punk, mengikuti hal-hal yang tidak ketahuan rimbanya. Mengikuti kebiasaan membuat geng-geng, dan bahkan terjerumus pada pemahaman-pemahaman sekuler, kapitalis dan hedonis. Mereka tidak lagi menempatkan Islam sebagai way of life. Sebaliknya mereka mengganti gaya hidup mereka dengan gaya hidup ala barat yang menyesatkan. Mereka meninggalkan pakaian rapi mereka dan mereka ganti dengan pakaian super mini dan acak-acakan. Mereka tidak paham mana yang benar dan mana yang salah. Hidup mereka terombang ambing, bingung mau kemana. Bila terdapat masalah sedikit saja mereka langsung lari ke narkoba atau malah memilih bunuh diri sebagai pilihan terakhir.

SOLUSINYA?


Pilih sahabatmu!

Betapa jauh perjalanan iman yang telah engkau tempuh, namun sahabatmu dapat dengan mudah mengembalikanmu pada titik pertama kamu melangkah, bahkan kembali lagi ke jalan hitammu. Jangan katakan, “Aku mampu menjaga diri, dan takkan terpengaruh oleh luar”. Karena akhlaq, agama dan kepribadian seseorang akan menyesuaikan lingkungan dimana ia berada. Rumus ini juga tersirat dalam sebuah hadits, diriwayatkan oleh At tirmidzy, Abu daud, dan Ahmad dari Abi hurairah ra.berkata: Rosul saw. bersabda: “Seorang manusia diatas agama temannya, maka lihatlah siapa yang berteman dengannya”.

Jika engkau menghendaki jalan yang lebih terang menuju surga, harus anda cari teman bergaul yang sholih. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dai Ibnu umar ra. berkata: Rosul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barang siapa yang ingin biji surga, hendaklah hidup berjamaah”.

Melawan hasutan setan, tak bisa kita lakukan sendiri, sebuah hadits riwayat Ahmad dari Ibnu umar ra. berkata: Rosul shallallahu ‘alaihi wa sallam. bersabda: “Waspadalah dengan perpecahan, karena sesungguhnya setan bersama orang-orang yang sendiri, dan dia lebih jauh dari orang yang berdua”.

Oleh karena itu, kita harus pintar-pintar memilih teman, pilihlah teman yang bisa membawa kita ke jalan yang lurus, bukan ke jalan yang sesat. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.




0 comments:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Web Hosting